Jakarta – Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi) kembali menggelar Indonesia Cosmetics Ingredients (ICI) di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat. Pameran yang berlangsung selama tiga hari (6-8 Mei 2026) ini mengusung tema “Innovating the Future of Cosmetic Ingredients: Technology, Safety, and Sustainable Excellence”.
ICI merupakan pameran dan seminar B2B unggulan yang didedikasikan untuk industri kosmetik dan perawatan pribadi. Event tersebut telah menyatukan para produsen, pemasok bahan baku, penyedia kemasan, perusahaan mesin, dan lembaga pendukung—menciptakan ekosistem lengkap yang mendukung pertumbuhan industri berkelanjutan dan daya saing global.
Ketua Umum Perkosmi Sancoyo Antarikso menilai, industri kecantikan saat ini bergerak ke arah yang lebih tinggi dan kreatif. Beberapa hal yang menjadi faktor utama dalam pengembangan produk yaitu teknologi, keamanan, dan keberlanjutan.
“Melalui ICI 2026, kami mendorong pelaku industri untuk tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga memimpin inovasi dengan memanfaatkan teknologi terkini, memastikan keamanan produk, serta mengedepankan praktik yang berkelanjutan,” ujar Sancoyo.
Sancoyo pun mengungkapkan visi besar industri kecantikan di Indonesia ke depan agar semakin kompetitif di pasar global. “Mimpi kita bersama di PERKOSMI itu kita mau menggeser K-Beauty jadi I-Beauty,” jelasnya.
Senada dengan hal tersebut, Pemerintah melalui Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) turut mengapresiasi gelaran ICI 2026. BPOM menilai ICI sebagai forum strategis dalam mendorong penguatan sektor hulu industri kosmetik.
“Tema ICI 2026 sangat relevan dengan perkembangan global industri kosmetik yang menekankan pentingnya inovasi teknologi, jaminan keamanan, serta keberlanjutan. Sinergi ketiga aspek tersebut menjadi kunci untuk mewujudkan kosmetik yang aman, bermutu, dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Kepala BPOM Taruna Ikrar.
Lebih lanjut, Ikrar menuturkan bahwasanya industri kosmetik memiliki potensi besar dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Sebagai catatan, nilai pasar kosmetik pada 2025, baik di pasar domestik maupun global, diperkirakan mencapai Rp35,6 triliun dengan tren pertumbuhan positif setiap tahunnya.
Gelaran ICI tak hanya menampilkan pameran dari berbagai produk kosmetik, tapi juga terdapat berbagai rangkaian kegiatan lainnya seperti seminar ilmiah, pameran bahan baku (Innovation Zone), Formulation Lab, hingga kompetisi inovasi bertajuk Applied Research Innovation Competition dan Innovation Zone Best Ingredients Award.
Pameran tahun ini diikuti 98 perusahaan nasional dan internasional dengan 564 stand. Adapun pihak penyelenggara menargetkan lebih dari 15 ribu pengunjung datang ke ICI 2026.








