Jakarta – Pameran Business-to-Business (B2B) teknologi dan inovasi terbesar di Indonesia, Indonesia Technology & Innovation (INTI) 2026 digelar pada 11-13 Agustus di Hall A1-A3 & D1 JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat. Pada penyelenggaraan tahun ini, INTI menggandeng Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia sebagai Official Institutional Partner.
Pameran ini mempertemukan para pemimpin industri, inovator, perusahaan rintisan, investor, pembuat kebijakan, serta para profesional teknologi dari seluruh dunia untuk mengeksplorasi masa depan transformasi digital dan kemajuan teknologi di berbagai sektor industri.
Sebagai salah satu platform teknologi terkemuka di Indonesia, INTI berperan sebagai katalisator inovasi dan kolaborasi dalam ekosistem digital Indonesia yang berkembang pesat. Pameran ini juga memberikan peluang bagi para pelaku usaha untuk menemukan teknologi termutakhir, membangun kemitraan strategis, dan mempercepat pertumbuhan yang didorong oleh inovasi.
Dalam hal ini, INTI terus memposisikan diri sebagai platform strategis untuk membantu berbagai organisasi agar tetap unggul melalui inovasi dan transformasi teknologi. INTI membuka kesempatan bagi perusahaan rintisan dengan ide-ide terobosan, perusahaan mapan yang sedang mencari solusi transformasi digital, investor yang mencari peluang baru, serta individu yang memiliki ketertarikan terhadap teknologi dan inovasi.
Tak hanya itu, INTI juga memiliki visi mewujudkan masa depan di mana teknologi terintegrasi secara menyeluruh ke dalam setiap sektor agar dapat mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan, meningkatkan efisiensi operasional, dan memperbaiki kualitas hidup. Melalui platform ini, INTI bertujuan mendukung transisi Indonesia menuju perekonomian berbasis inovasi sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam lanskap teknologi global.
Sementara untuk misi yang diusung adalah mempercepat pertumbuhan teknologi dan inovasi di berbagai sektor industri dengan mendorong penerapan solusi mutakhir serta membangun kolaborasi antara dunia usaha, lembaga pemerintah, dan komunitas teknologi.
Di tahun ini, INTI menghadirkan 952 peserta pameran dengan target 30.000 pengunjung profesional selama tiga hari penyelenggaraan. Sekitar 3.000 delegasi dijadwalkan hadir mengikuti rangkaian konferensi yang menampilkan lebih dari 550 pembicara.
Ajang ini memungkinkan para peserta akan memperoleh akses atau networking dengan para pemimpin bisnis, penyedia teknologi, investor, dan pakar industri. Pameran ini juga menampilkan terobosan teknologi, solusi generasi berikutnya, serta inovasi yang berpotensi mentransformasi operasional bisnis dan perkembangan industri.
Melalui pameran INTI 2026, diharapkan dapat memainkan peran penting dalam memperkuat inovasi, mendorong kolaborasi, serta mendukung ambisi Indonesia untuk menjadi salah satu negara dengan ekonomi digital terkemuka di kawasan.


