Jakarta – Indonesia Energy & Engineering (IEE) Series kembali memperluas ruang pertemuan bagi pelaku industri melalui IEE Series Engineering Week 2026 yang berlangsung pada 9–12 September 2026 di Jakarta International Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat. Event ini mempertemukan berbagai sektor strategis melalui rangkaian pameran, forum industri, dan program on the spot yang membahas perkembangan teknologi serta kebutuhan industri masa depan.
Penyelenggaraan IEE Series tahun ini mengusung tema “Sustainability for Industrial Transformation”, yang menempatkan keberlanjutan sebagai bagian dari proses transformasi industri. Mulai dari penggunaan teknologi, peningkatan efisiensi operasional, pengembangan infrastruktur, hingga penguatan kapasitas pelaku industri.
Deputi Event Director Pamerindo Indonesia, Hanung Hanindito mengungkapkan penyelenggaraan IEE Series 2026 menghadirkan lebih dari 2.000 perusahaan peserta dari 39 negara dan wilayah. Selama empat hari gelaran, pameran tersebut menargetkan lebih dari 75.000 pengunjung.
“Ini menunjukkan bahwa IEE Series terus berkembang sebagai platform pertemuan berbagai pelaku industri. Kami melihat kebutuhan yang semakin besar terhadap ruang yang dapat mempertemukan pelaku industri, penyedia teknologi, dan berbagai pemangku kepentingan untuk bertukar pengetahuan dalam dunia industri, melihat perkembangan solusi terbaru, serta membangun peluang bisnis dan kolaborasi,” ujar Hanung.
IEE Series Engineering Week 2026 menghadirkan sejumlah pameran yang mencakup sektor konstruksi, pertambangan, energi, pengelolaan air limbah, kebencanaan, beton, hingga industri metalurgi. Integrasi berbagai sektor ini memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk melihat perkembangan teknologi dan solusi industri dari berbagai perspektif.
Construction Indonesia misalnya, menjadi salah satu pameran utama yang menampilkan teknologi konstruksi modern, teknik infrastruktur, serta inovasi material bangunan. Sementara itu, Mining Indonesia menghadirkan peralatan dan teknologi pertambangan dengan fokus pada otomatisasi, efisiensi operasional, serta praktik tambang berkelanjutan.
Pada sektor energi, Oil & Gas Indonesia menjadi ajang B2B yang mempertemukan pelaku industri dengan teknologi eksplorasi, produksi, dan pengerjaan lepas pantai untuk sektor energi fosil dan transisi energi.
Sektor pengelolaan sumber daya juga hadir melalui Water Indonesia yang menampilkan teknologi pengolahan air bersih, manajemen limbah industri, serta solusi sanitasi berkelanjutan. Sementara ADEXCO atau Asia Disaster Management & Civil Protection Expo menghadirkan teknologi manajemen bencana, sistem peringatan dini, dan solusi perlindungan sipil.
Di sektor konstruksi spesifik, Concrete Show SEA Indonesia menghadirkan solusi beton dan bekisting, termasuk teknologi konstruksi pracetak, green concrete, serta teknologi pencetakan 3D. Sementara GIFA & METEC Indonesia menghadirkan teknologi pengecoran logam, pengerjaan baja, serta otomatisasi metalurgi presisi.
Selama penyelenggaraan, IEE Series menghadirkan 6 hybrid stages dengan 26 sesi seminar dan melibatkan 206 thought leaders. Program tersebut juga mendapatkan dukungan dari 49 asosiasi yang merepresentasikan berbagai sektor industri.
IEE Series Engineering Week 2026 diharapkan menjadi ruang untuk mempercepat pertukaran pengetahuan, memperluas jaringan bisnis, dan membuka peluang kolaborasi lintas industri. Kehadiran berbagai teknologi dan pemangku kepentingan dalam satu rangkaian juga memperkuat peran IEE Series dalam mendukung perkembangan industri Indonesia yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.








